daisy chain

15Apr11

Life’s just one thing after another. Ya ngga sih? Akhir-akhir ini baru nyadar kl selama ini sehari-hari itu kerjaannya cuma ngikutin perintah aja, dari kecil malah. Bedanya dulu suruhannya semacem minum susu! makan obatnya! jangan gigitin kuku! tapi sekarang suruhannya lebih berat, lebih demanding, kuliah yang hasilnya nilai bagus, cari jodoh anak baik-baik, dituntut jadi lebih mature dan dewasa dan anggun sementara lucunya di rumah nyaris selalu diperlakukan kayak balita. Yang paling klimaks itu pas ada nikahan dan bahkan saat itu gue awalnya gak dipercayai buat make anting sendiri (!!!!!) sementara itu model anting biasa aja bukan yang super ribet ala chandelier atau apalah. Jadi untuk gerakan motorik mudah yang harusnya udah dikuasai anak usia enam tahun aja gue masih dinilai kurang kompeten, makasih banyak ya

Aduh baca paragraf yang diatas kok kesannya hidup gue sedih amat ya, sebenernya gak segitunya juga sih cuma lagi kesel banget. Iya kok tau kok masih banyak orang-orang yang jauh lebih menderita, yang bahkan buat ngeluh-ngeluh ngeselin di blog aja gabisa karena didera penyakit dan kelaparan (oklebay), tapi dalam kondisi yang jauh lebih bebas dari mayoritas penduduk di planet bumi ini rasanya kok hidup masih nggak bebas, nggak adventurous, nggak puas……..



No Responses Yet to “daisy chain”

  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.